5 Pekerjaan Ini Dianggap Remeh, Tapi Gajinya Lebih Tinggi Daripada Pekerja Kantoran Loh, Mau Tahu?

Ilustrasi

Salah satu hal yang membuat seseorang tekun dalam menjalani pekerjannya adalah karena gaji tinggi. Tidak heran jika pekerja kantoran rela lembur hingga malam demi mendapatkan bonus. Selain itu, pekerjaan kantoran juga dianggap sebagai pekerjaang bergengsi, keren dan bergaji tinggi. Tapi, pandangan itu tidak selamanya benar loh.

Tidak selalu pekerjaan kantoran itu memiliki gaji tinggi. Justru sebaliknya, pekerjaan yang tadinya dianggap rendahan, justru memiliki gaji lebih tinggi. Mungkin banyak yang tidak menyangka kalau sebenarnya profesi yang kerap dianggap sebelah mata ini ternyata punya pendapatan yang rata-rata sama dengan karyawan kantoran.

Profesi apa aja, sih? Dilansir dari tribunnews.com, inilah profesi tersebut:

1. Kuli panggul di pelabuhan

Kuli panggul (Source)

Selama ini, kalau melihat para kuli panggul di pelabuhan mungkin kita merasa iba. Bagaimana tidak? Para laki-laki tersebut harus menyiapkan tenaga ekstra untuk pekerjaan mereka yang begitu berat. Maka dari itu, pekerjaan satu ini jarang dilirik orang. Tapi ternyata, di balik beratnya kerjaan kuli panggul, ternyata ada bayaran yang lumayan yang bisa diterima tiap harinya.

Biasanya sih, tiap kuli panggul punya tarif tersendiri buat kerjaan mereka, mulai dari puluhan hingga ratusan ribu tergantung berat dan waktu pengangkutan. Saat musim libur, biasanya tarif kuli angkut pelabuhan relatif lebih murah karena banyaknya pengguna jasa. Sebaliknya, saat hari kerja biasanya lebih mahal, wajar karena memang sepi pelanggan.

Kadang kala, seorang kuli angkut bisa mendapat hingga satu juta rupiah dalam sehari lho. Bisa dibayangkan jika dalam sebulan pelabuhan terus ramai, mungkin para kuli panggul bisa beli dua motor baru.

2. Tukang parkir

Tukang parkir (Source)

Profesi satu ini mungkin bisa dibilang sangat remeh, cuma mengatur kendaraan di parkiran. Modal juga cuma rompi dan peluit. Tidak seperti kuli panggul, tukang parkir juga tak perlu mengeluarkan tenaga ekstra. Meski demikian, ternyata profesi ini juga cukup menjanjikan lho. Biasanya, kita membayar sekitar 2000 rupiah untuk tiap kendaraan roda dua yang kita titipkan.

Bisa dibayangin kalau dalam sehari ada ribuan kendaraan yang dititipkan, pendapatan tukang parkir juga bisa melebihi para pekerja kantoran.

3. Tukang sampah

Tukang sampah (Source)

Bagaimana pendapat Anda tentang tukang sampah? Banyak yang iba dengan profesi yang tiap hari bergumul dengan tumpukan sampah tersebut. Di Amerika, gaji tukang sampah begitu tinggi. Tapi di Indonesia sendiri profesi tersebut bergaji di bawah UMR. Namun, beberapa tahun belakangan ini, gaji para tukang sampah memang lebih tertata.

Para pasukan oranye di lokasi Jakarta sudah mengalami kenaikan gaji sampai 100%. Sebelumnya, Ahok juga menegaskan jika gaji tukang sampah setara UMP, di Jakarta sendiri UMP sekitar 3,1 juta perbulan. Mungkin tukang sampah di tiap daerah punya gaji yang berbeda. Gaji juga dikumpulkan dari iuran warga.

Jadi, kalian jangan sampai telat bayar iuran ya, Gaes. Ini menyangkut gaji bulanan para tukang sampah lho.

4. Pegawai SPBU

Penjaga SPBU (Source)

Tentu kita tidak asing lagi sama profesi pegawai SPBU. Profesi ini kerap dianggap remeh oleh sebagian orang. Meski nyatanya, buat jadi pegawai SPBU rupanya tidak mudah lho. Ada syarat dan kriteria khusus yang bikin tidak semua pelamar di SPBU bisa diterima. Misalnya syarat tinggi minimal dan juga kecakapan dalam komunikasi dan menghitung cepat, Karena memang jadi pegawai SPBU tidak mudah.

Jadi tak heran kalau para pekerja di sana punya gaji yang lumayan. Biasanya, upah yang diberikan sesuai dengan UMR masing-masing daerah.

5. Tukang ojek online

Ojek online (Source)

Salah satu yang lagi beken saat ini, yaitu tukang ojek berbasis internet. Tidak sama dengan tukang ojek pangkalan, pemesanan ojek online memang lebih gampang dan cepat. Walhasil, lebih banyak pula pelanggan yang menggunakan jasa tersebut. Buat para tukang ojek online yang rajin ambil job, biasanya dalam sebulan mampu mengumpulkan sampai 9 juta rupiah.

Bukan nila yang kecil, bukan? Tapi penghasilan tersebut sesuai dengan tingkat kerajinan si tukang ojek dalam nerima job juga sih ya.