7 Tanda-Tanda Bayi Sudah Mulai Mengalami Stres, Orang Tua Harus Tahu!

Ternyata bukan hanya orang dewasa saja yang mengalami stres. Bayi atau anak kecil pun ternyata juga bisa mengalami stres. Penyebab bayi stres juga ternyata bermacam-macam sama seperti yang dialami oleh orang dewasa. Menurut psikolog Dra Mayke S Tedjasaputa, M.Si. tanda-tandanya bisa diketahui orangtua bila peka dengan perubahan tingkah laku bayinya.

“Jangan pula membayangkan kalau stres hanya akan dialami oleh bayi-bayi yang kedua orangtuanya bekerja. Bayi yang setiap hari ditunggui ibunya pun mungkin saja mengalami stres,” jelas Mayke.

Bayi yang ditinggal orangtuanya bisa mengalami stres karena kehilangan rasa aman. Sedangkan, bayi yang selalu ditemani orang tuanya bisa mudah mengalami stres karena rentan terhadap perubahan yang ada. “Karena di rumah ia merasa sangat aman, maka begitu berada di lingkungan baru ia lebih mudah stres,” jelasnya.

Bayi-bayi yang mengalami kondisi ini akan tumbuh menjadi anak yang mudah cemas, jadi kurang pergaulan, kurang percaya diri dan juga berbagai macam hal lainnya. Meski begitu, mengingat faktor usia, kondisi tersebut masih sangat mungkin diperbaiki. “Dengan dilatih menghadapi berbagai situasi, anak jadi tidak mudah stres.”

Memang tidak gampang mengenali stres pada bayi, meski tetap bisa dilakukan. “Dikatakan tidak gampang karena bayi masih berkomunikasi dengan cara menangis. Bisa saja orang tua menganggap wajar tangisan anaknya, padahal sebenarnya bayi tersebut sedang stres,” papar Staf Pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini.

Untuk memberi petunjuk pada orangtua, Mayke lantas menjelaskan 7 tanda bayi stres dibawah ini:

1. Lebih Rewel

Bayi menangis memang wajar. Tapi coba perhatikan frekuensi dan intensitas tangisannya. Kalau biasanya selama tidur ia tidak menangis kecuali ngompol atau haus, kini tiap malam jadi rewel. Bila dirasa tidak ada sesuatu yang secara “kasat mata” mengganggunya, bisa jadi ini merupakan tanda si kecil mengalami stres.

2. Tidur Gelisah

Tanda yang paling mudah dikenali adalah tidurnya terlihat gelisah. Selain gelisah, bisa jadi ia tiba-tiba terbangun dan menangis tapi bukan karena popoknya basah atau waktunya minum susu.

3. Berat Badan Turun

Jika tiba-tiba berat badan buah hati Anda tiba-tiba turun, bisa jadi itu adalah tanda lainnya yang harus diwaspadai karena berat badannya yang menyusut secara tiba-tiba.

4. Tidak Ceria Lagi

Jika biasanya ceria saat diajak bermain lalu tiba-tiba tidak ceria lagi, Anda harus curiga dengan buah hati Anda. Bayi-bayi yang mengalami stres, ketika diajak bermain terlihat lebih “dingin” alias tidak seceria biasanya.

5. Lebih Pendiam

Begitu pula bila diajak berkomunikasi, jika biasanya anak cenderung cerewet dan ceria saat diajak berbicara lalu kini tiba-tiba berubah jadi pendiam, maka Anda sebagai orang tua harus curiga. Bisa jadi buah hati Anda sedeng mengalami stres yang tidak pernah Anda sadari.

6. Tidak Mau Lepas

Waspadai juga kalau si kecil jadi tidak mau ditinggal. Yang sudah-sudah, tak masalah kalau ibunya “menghilang” sebentar, tapi kini tidak lagi. Maunya orangtuanya selalu ada di sisinya. Nah, jika hal ini terjadi, Anda harus mencari tahu penyebabnya karena bisa jadi anak Anda mengalami stres.

7. Sakit

Bayi yang sedang sakit mungkin saja mengalami stres. Itu terjadi karena ada sesuatu yang dirasakan tidak nyaman oleh tubuhnya. Langkah pertama yang bisa dilakukan sebagai oran tua adalah memberikan pengobatan secara medis dengan membawanya ke dokter.

Saat rewel orang tua bisa memeluknya dan menenangkannya. Selain itu, untuk menghiburnya orang tua bisa mengajaknya bermain sesuai dengan kondisi fisik bayi saat itu. Pencegahannya tentu saja dengan mengoptimalkan kondisi tubuhnya. Itulah mengapa ASI yang mengandung zat kekebalan tubuh alami bagi bayi amat dianjurkan.

Loading...