Astaga! Pria India Ini Tega Memotong Telinga Anak Tirinya Mengaku Di Suruh Hantu?

Karena alasan diperintah oleh hantu, seorang pria tega memotong kedua telinga anak tirinya. Melalui sebuah video yang diunggah oleh harian The Times of India lewat situs resminya, menceritakan kisah tragis yang menimpa Bina, balita berusia tiga tahun yang tidak bersalah itu. Kepolisian New Delhi mengatakan, Amrit Bahadur (35) memang menyerang bocah perempuan itu, dan nyaris memotong lehernya ketika polisi tiba.

Saat diamankan, Bahadur mengatakan, pada Kamis (22/6/2017) sekitar pukul 02.00, beberapa hantu menghampirinya dan meminta dia membuat Bina menangis atau anak itu mati. Dalam upaya menyenangkan para “hantu” itu, Bahadur menyiramkan air ke tubuh Bina yang membuat anak itu menangis.

“Tapi, Bahadur mengaku, para hantu itu malah meminta darah. Sehingga, dia memotong sedikit telinga Bina. Namun, hantu meminta seluruh telinga bocah itu,” ujar Bahadur, seperti ditirukan seorang petugas kepolisian.

Akibat kedua telinganya dipotong, Bina menangis tak tertahankan sehingga membangunkan seluruh keluarga dan tetangganya. Akibat keributan di tengah malam itu, seorang tetangga kemudian memanggil polisi. Melihat apa yang dilakukan Bahadur kepada Bina, keluarga bocah itu mencoba menghentikan pria tersebut yang justru malah balik menyerang.

“Saat petugas masuk ke rumah itu, tersangka nyaris memotong leher anak itu,” kata wakil komisaris polisi Nupur Prasad.

Petugas polisi akhirnya berhasil mengatasi perlawanan Bahadur dan menyeretnya ke kantor polisi, dan pria itu dijerat pasal percobaan pembunuhan. Polisi yakin Bahadur, yang juga adalah ayah tiri Bina, mengalami masalah kejiwaan serius sehingga kemungkinan besar, Bahadur akan menjalani terapi di dalam penjara. Bahadur pindah ke New Delhi dari Nepal pada 2000, dan mendirikan usaha jasa kebersihan bersama saudara laki-lakinya.

Bina sebenarnya adalah anak dari saudara laki-laki Bahadur. Saat saudaranya itu meninggal dunia beberapa tahun lalu, Bahadur menikahi Babita, istri saudaranya. Menurut anggota keluarganya, Bahadur mulai berhalusinasi setelah satu putrinya meninggal dunia akibat sakit dua bulan lalu. Keluarga Bahadur kepada polisi mengatakan, pria itu kadang-kadang menyanyi atau berteriak di tengah malam, dengan menggunakan bahasa asing yang tak bisa dipahami.

Saat ditanya soal perilakunya itu, Bahadur hanya mengatakan, dia sedang bermain dengan teman hantunya. Namun, beberapa orang meyakini Bahadur dalam kondisi mabuk saat menyakiti anak tirinya itu. Dan, semua halusinasinya terkait dengan pengaruh alkohol. Sementara, Bina langsung dilarikan ke rumah sakit. Harian The India Times mengabarkan, para dokter di Institut Ilmu Kedokteran India(AIIMS) berhasil menyambung kembali telinga Bina lewat operasi selama dua jam.

Babita, ibu si balita malang itu, mengatakan, Bahadur sudah berulang kali menyerang dan menyakiti Bina. “Dia tak hanya menyerang Bina, tetapi juga menyerang saya dan anak saya yang lain,” ujar Babita, sebagaimana dilansir dari tribunnews.com.

“Dia selalu menyiksa Bina di malam hari saat semua orang tidur. Saat kami marah, dia mengatakan Bina akan mati jika dia tak menuruti perintah para hantu,” tambah Babita.

Babita menambahkan, dia sudah kerap mengancam akan meninggalkan Bahadur, tetapi pria itu selalu berjanji akan berubah.

Loading...