Astaga! Wanita Ini Digilir 6 Pria Dalam Bus, Reaksi Sopir Dan Penumpang Ini Bikin Netizen Geram

Pelecehan terhadap wanita sepertinya tidak pernah berhenti terjadi di belahan bumi mana pun. Pelecehan itu pun kadang terjadi di tempat umum yang seharusnya menjadi tempat yang aman bagi wanita. Namun faktanya tidak seperti itu. Bahkan justru para pelaku dengan bebas bisa melakukan aksi pelecehan tanpa ada rasa takut.

Sebuah video baru saja viral dan menarik perhatian netizen dari seluruh penjuru dunia dalam satu minggu belakangan. Video ini menayangkan seorang wanita muda yang dilecehkan secara beramai-ramai di sebuah bus. Dan yang lebih miris, tidak ada seorang pun penumpang lain yang mau menolongnya. Insiden ini terjadi di Casablanca, Maroko.

Melibatkan 6 remaja yang menggilir dan memperkosa seorang gadis muda di sebuah bus umum. Mereka menarik dan mendorong wanita itu. Mereka bersikap brutal, menarik celana, melakukan kekerasan seksual padanya. Wanita 24 tahun itu tampak menangis dalam usahanya untuk melepaskan diri dari mereka.

Dan tidak ada satu pun penumpang yang bereaksi atas kejadian naas itu. Mereka memilih diam, termasuk si supir bus. Tidak jelas apa alasan mereka hanya diam tanpa melakukan apapun disaat seorang wanita dilecehakn di depan mereka. Dilansir dari tribunnews.com, bahkan ketika dimintai konfirmasi, perusahaan bus berusaha mengelak dengan mengatakan bahwa video berdurasi satu menit itu terlalu singkat sebagai barang bukti.

Mereka berkilah dengan alasan bisa saja si supir bus menghentikan bus itu dan berusaha menolong si wanita malang pada menit-menit yang tidak terekam kamera. Sementara di antara begitu banyaknya warga net yang bersimpati pada wanita malang itu, tidak sedikit pula yang menyalahkan si wanita karena pakaiannya yang terbuka.

She was the one who provoked the men with indecent clothing,” kata seorang netizen.

I condemn the act but cover yourselves up, this one was easy to undress,” ungkap seorang pengguna Facebook lainnya.

Kenyataannya tidaklah segampang itu menyalahkan korban. Kejadian miris ini memperpanjang daftar kelam pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan di Maroko. Bahkan sebuah studi yang cukup mengejutkan, mengungkapkan bahwa setiap 2 hingga 3 orang wanita di Maroko pernah memiliki pengalaman terkait kekerasan seksual secara fisik dan psikis.