Benjolan Di Belakang Kepala Bagian Kiri, Saya Akhirnya Pilih Operasi Bedah, Hasilnya….

benjolan di belakang kepala dekat telinga kiri

Ilustrasi gambar via Grid.Id

Senin 4 Juni 2018 lalu saya akhirnya berani memeriksakan diri ke dokter bedah umum mengenai adanya benjolan di belakang kepala bagian kiri. Posisinya tepat dibelakang telinga kiri saya. Keberanian saya untuk mengetahui isi benjolan di belakang kepala kiri saya muncul karena saya pikir mau kapan pun tetap akan ketahuan juga.

Kekhawatiran saya juga mendorong saya untuk berani memeriksakan diri ke dokter bedah umum mengenai benjolan di kepala. Selain karena rasa khawatir benjolan itu adalah jenis penyakit ganas, saya juga merasa malu karena benjolan itu cukup besar dan selalu mengundang pertanyaan banyak orang.

Setelah periksa ke dokter bedah umum, dokter akhirnya mengambil kesimpulan bahwa benjolan di kepala saya adalah sebuah kista. Saya sempat kaget juga karena setahu saya kista adalah penyakit yang umum dialami oleh wanita. Kata dokter sih, benjolan di kepala saya tidak ganas dan berisi cairan.

Namun, kata dokter, kalau mau sembuh, harus dilakukan operasi dimana saya harus dibius total. Mendengar hal itu, saya sempat tidak yakin dan takut. Tapi, daripada kelamaan dan mengganggu, saya akhirnya memutuskan untuk mengambil keputusan yakni di operasi. Lagi pula, benjolan di belakang kepala saya bisa bergerak, itu artinya hanya menempel.

Tepat pada tanggal 9 Juni lalu, saya akhirnya menjalani operasi setelah melalui serangkaian test medis, seperti test thorax, jantung, tensi dan juga test darah. Sebelum menjalani operasi, saya juga dianjurkan puasa 24 atau puasa dari jam 12 malam sampai operasi. Tepat pada jam 12 siang di hari yang sama, saya akhirnya siuman.

Keesokan harinya, tepat pada tanggal 10 Juni 2018, saya akhirnya diperbolehkan pulang. Saat itu, hasil lab belum keluar dan saya harus mengetahui hasilnya 1 minggu kemudian. Sambil menunggu, saya sempat berpikir yang tidak-tidak sekaligus khawatir. Namun, setelah saya tahu hasilnya, saya akhirnya legah.

Ternyata benjolan yang ada di kepala saya menurut hasil lab adalah sebuah tumor lemak, atau tumor jinak yang disebut Lipoma. Setelah tahu semua, saya akhirnya merasa legah. Walaupun sempat menahan rasa takut selama beberapa tahun, setelah menjalani operasi, kini saya tidak perlu lagi khawatir.

Nah, bagi Anda yang punya benjolan dan tidak merasa sakit, sebaiknya periksa ke dokter bedah umum. Tidak perlu takut jika memang dokter mengatakan harus operasi karena alat medis saat ini sudah canggih. Semoga pengalaman saya ini bisa bermanfaat bagi Anda yang juga punya masalah benjolan di kepala.

Loading...