Di Tempat Ini Ada Spanduk Bertuliskan Muslim Dilarang Masuk, Ternyata Ini Alasannya Sebenarnya Spanduk Itu Ada

Pengguna Twitter dengan akun @maman1965 merasa heran saat dirinya melihat spanduk di sejumlah rumah makan di Pekanbaru, Riau saat bulan puasa. Dalam spanduk yang terpasang di sejumlah rumah makan yang bukan pada siang hari itu, terdapat kalimat dengan tulisan seperti ini:

“RESTORAN/RUMAH MAKAN NON-MUSLIM, BAGI UMAT MUSLIM DILARANGMASUK.”

Tulisan spanduk itu langsung membuat maman terkejut lalu dirinya menuliskan caption seperti ini dalam postingan spanduk di akun twitternya. “Mendarat di Pekan Baru….. Khusus non-muslim (yg tidak berpuasa),” kicau akun @maman1965.

Tidak mau mencerna begitu saja, Maman pun berusaha mencari tahu alasan terpasangnya spanduk-spanduk itu. Dan ternyata, praktik pemasangan spanduk seperti ini adalah program Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau.

Spanduk itu merupakan bentuk izin operasional dari Pemkot Pekanbaru kepada 135 rumah makan dan restoran nonmuslim untuk bisa buka pada siang hari saat Ramadan tahun ini.

“Angkanya terus bertambah seiring waktu, hingga kemaren sudah 135 izin rumah makan dan restoran nonmuslim yang kami terbitkan,” kata Kepala Badan Pelayanan Terpadu Penanaman Modal Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru M. Jamil, seperti yang dilansir dari tribunnews.com.

Jamil menjelaskan penerbitan izin RM non muslim ini dikeluarkan sesuai kebijakan bersama Pemko dengan berbagai unsur untuk menertibkan jam operasional tempat makan saat siang hari selama Ramadan.

Meski pengurusan izin itu tidak dipungut biaya, pemilik restoran mesti melampirkan fotokopi KTP, pas foto, fotocopy izin usahanya juga memasang spanduk berukuran 1X4 meter dengan tulisan restoran atau rumah makan nonmuslim.

Berawal dari pertanyaan seorang netizen pengguna akun @martinbob80.

“@maman1965 itu yg bikin pemkotnya ya kang?? spanduknya editable tuh bisa dispin kl yg muslim gak boleh masuk ke situ (di luar bln puasa),” kicau akun @martinbob80.

Pertanyaan itu dijawab oleh akun @maman1965.

“@martinbob80 Pemko yang bikin. Nggak usah berpikir akan dispin, kt hrs selalu berpraduga baik saja,” cuitnya.

Akun @martinbob80 kemudian kembali menimpali, “Siap kang!! cm agak was2 aja ama kalimatnya gampang bgt disalah artikan soalnya.”

Lalu, pernyataan itu ditanggapi @maman1965, “@martinbob80 Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Warga sini sdh sangat paham.”

Dengan adanya spanduk tersebut pemilik restoran berharap agar tidak ada pihak lain yang komplain lagi lantaran restoran tersebut beroperasional saat jam umat muslim menjalankan ibadah puasa. Mmmm…jadi karena alasan itu, toh!

Loading...