Duh! Miss Irak Terancam Dibunuh Karena Swafoto Bareng Miss Israel, Ternyata Ini Alasannya!

Miss Israel (Kiri) Miss Irak (Kanan)

Miss Universe 2017 asal Irak bernama Sarah Idan terpaksa harus melarikan diri dari negeri asalnya karena mendapat ancaman setelah melakukan swafoto dengan Miss Israel. Bukan hanya Sarah Idan, keluarganya pun harus ikut menanggung akibatnya karena sudah melakukan hal terlarang menunurut beberapa orang.

Maksud awal Idan berfoto dan mengunggahnya di media sosial adalah untuk menyebarkan pesan perdamaian antara Irak dan Israel. Namun, karena hubungan diplomatik kedua negara yang hingga kini masih dilanda konflik, maka aksi tersebut dinilai tidak mencerminkan pesan perdamaian yang dimaksud. Idan juga dikritik karena memakai bikini di ajang itu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Miss Israel, Adar Gandelsman. Dalam sebuah wawancara dengan televisi Israel, Gandelsman menggambarkan perlakuan yang diterima oleh Idan dan keluarga dari orang di sekitar mereka.

“Kedua hal itu telah menyebabkan kekacauan baginya di rumah sendiri. Orang-orang mengancam apabila dia dan keluarga tidak pulang atau tidak menghapus foto itu, maka mereka akan mencopot gelar Miss Irak dan bahkan membunuhnya,” kata Gandelsman, dikutip dari merdeka.com.

“Karena takut, mereka memutuskan meninggalkan Irak setidaknya sampai situasi tenang,” lanjutnya seraya menambahkan bahwa Idan kini tinggal sementara di Amerika Serikat.

Gandelsman yang berhubungan cukup dekat dengan Idan sejak mengikuti kompetisi tersebut, mengungkapkan bahwa rekannya itu tidak menyesali keputusan untuk menyebarkan foto mereka berdua. “Dia melakukannya agar orang bisa mengerti bahwa mungkin kami bisa hidup berdampingan dengan damai,” paparnya.

Sementara itu, Idan yang menerima banjir kritikan dari masyarakat mengatakan Miss Israel yang pertama mendekatinya untuk berfoto. Wanita itu mengharapkan perdamaian di antara warga kedua negara tersebut.

Idan juga menambahkan bahwa foto itu murni ditujukan untuk perdamaian dua negara antara umat muslim dan Yahudi, dan tidak berarti dia mendukung kebijakan Israel. “Saya ingin meminta maaf kepada siapapun yang menganggap foto tersebut menyinggung Palestina, karena ini bukan tujuan di balik unggahan tersebut, ini hanyalah seruan untuk perdamaian dan harapan untuk solusi terhadap krisis,” ujarnya.

Hingga saat ini, Idan masih membiarkan foto yang mengundang kontroversi itu bertengger di akun Instagramnya. Semoga saja masalahnya bisa selesai ya.

Loading...