Fenomena Baru, Para Tante-Tane Kaya Incar Pengungsi Muda dan Ganteng Untuk Penuhi Hasratnya

‘Ancaman’ terhadap pengungsi kini bertambah karena kini mereka bukan lagi hanya menjadi sasaran para gembong narkoba tapi juga menjadi sasaran tante-tante yang haus akan seks. Di Austria, para pengungsi muda kini menjadi sasaran para wanita kaya untuk dijadikan sebagai lelaki pemuas seks bagi mereka.

Sebagai gantinya, wanita-wanita ini akan mengurus kebutuhan sehari-hari mereka dan memberi mereka uang. Seorang pengungsi berusia 24 tahun, Hassan, yang melarikan diri dari Irak ke Austria mengatakan bahwa seorang wanita berusia 50-an, sebut saja namanya Linda, mendekati dia di sebuah bar.

Keduanya mulai berkencan setelah itu dan Linda bahkan memintanya untuk pindah, seperti dikutip dari tribunnews.com. Hassan mengungkapkan, Linda membayar semuanya termasuk keanggotaan gym bulanan seharga 120 euro atau setara dengan Rp1,9 juta di sebuah gym mewah di Wina. Hidup terlihat mewah untuknya.

Satu-satunya keluhan yang Hassan miliki adalah bahwa Linda menginginkan terlalu banyak seks. Sebenarnya, dia berkata, “Dia ingin berhubungan seks dengan saya empat kali sehari, saya hanya mesin seks untuknya, tidak lebih.” Terlepas dari permintaan seksual Linda yang luar biasa, Hassan mengatakan bahwa dia tidak akan meninggalkannya karena dia bergantung pada dirinya secara finansial.

Rupanya sebelum para pengungsi tiba di Austria, wanita setempat akan pergi ke negara-negara Afrika untuk berhubungan seks dengan pria di sana. Mereka menyebutnya “liburan seks”. Kini setelah para pengungsi itu tersedia di Austria, para wanita telah mengeksploitasi mereka untuk memenuhi kepuasan seksual mereka.