Heboh! Video Mesum Wanita Dewasa Dengan Bocah Laki-laki Beredar di Medsos, Jangan Dibuka!

Video mesum wanita dewasa dengan bocah laki-laki

Heboh video mesum wanita dewasa dengan dua bocah yang diduga masih SD. Dari video yang diunggah oleh netizen di Facebook, video bokep tersebut diperankan oleh bocah kecil dengan wanita dewasa dengan berpakaian terusan berwarna merah. Video mesum bocah laki-laki dengan wanita dewasa itu kini bikin heboh.

Pengambilan adegan video mesum tersebut tampak cukup profesional. Ada kameramen yang mengabadikannya dengan kualitas gambar cukup bersih. Bocah dan wanita dewasa ini sepertinya melakukannya di kamar sebuah villa/hotel yang berada di perbukitan. Di atas meja kecil ada satu buah telepon dan sebungkus jajanan makanan ringan.

Aksi si wanita dalam video mesum pun bikin emosi netizen. Pelaku tampak santai memegang rokok cerutu sebelum melakukan adegan hubungan intim dengan si bocah kecil itu. Di percakapan grup-grup media sosial Facebook, netizen tidak habis pikir, bagaimana ini yang bikin video dan yang menyebarkannya.

“Punya otak gak sih yang bikin video ginian kok make anak kecil?. Semoga kita lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak, ponakan dan adik-adik kita. Jangan sampai kita lengah dan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan kesempatan tersebut.
Karena sejatinya anak kecil itu masih polos, lugu dan gampang dibegoin dengan iming-iming yang sebenarnya tidak seberapa,” tulis Reyna seperti dilansir kaskus.co.id.

Menelusuri ke dalam situs si pengunggah video tak senonoh ini, sudah diview 32,789 kali warganet. Polda Metro Jaya telah menyelidiki beredarnya video mesum yang melibatkan seorang anak kecil dengan wanita dewasa.

“Penyidik tengah bekerja menyelidiki video itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, dikutip dari tribunnews.com.

Ada dua video yang dibicarakan netizen

Satu video memuat adegan perempuan dewasa melakukan hubungan intim dengan bocah-bocah yang diperkirakan berusia masih SD. Dalam video yang memuat dua bocah, ada kantong plastik berlogo minimarket khas Indonesia. Ada juga botol minuman keras khas Indonesia.

Suara pria yang memegang kamera dan dan si wanita yang sebagai pemeran di video itu terdengar berbicara dengan logat bahasa suatu daerah di pulau Jawa, Indonesia. Polisi juga mengimbau agar masyarakat tak masuk ke situs itu, jika ada yang membagikan linknya.

“Hati-hati, link itu phising (berisi spam),” kata AKBP Roberto Pasaribu.

Link situs berbahaya itu merupakan modus phising baru. Aksi phishing di Indonesia masih marak terjadi dan menyasar nasabah lembaga keuangan, khususnya bank. Pelaku mengincar data dan informasi pribadi, seperti user ID, PIN, nomor rekening bank, serta nomor kartu kredit.

Jebakan phising bisa disembunyikan lewat situs-situs tertentu, seperti yang disebar tersebut.

“Informasi ini kemudian bakal dimanfaatkan oleh pelaku phishing untuk mengakses rekening, melakukan penipuan kartu kredit, atau memandu nasabah untuk melakukan transfer ke rekening tertentu dengan iming-iming hadiah,” ujar Roberto.

Loading...