Kisah Cinta Abadi Yang Terkubur Selama Ribuan Tahun, Kerangka Manusia Ini Jadi Bukti

Foto rangka manusia 2800 tahun (source)

Sepasang kerangka manusia yang diduga meninggal 2800 tahun lalu berhasil ditemukan pada tahun 1972 situs Arkeologis Teppe Hasanlu di Lembah Solduz, bagian barat Provinsi Azerbaijan, Iran. Menurut informasi, dulunya situs itu terbakar setelah terjadinya serangan militer.

Kedua belah pihak yang bertikai dalam konflik tersebut tewas terbakar dalam kejadian tersebut. Menurut dugaan, kebakaran begitu cepat sehingga semua bangunan punah dalam waktu yang sangat singkat. Sementara itu, kerangka berumur ribuan tahun ini ditemukan di ruang kecil tempat sampah.

Keduanya diduga bersembunyi dari serangan musuh dan memilih tempat sampah sebagai tempat persembunyian. Keduanya dipastikan tewas karena sesak nafas atau karena kehabisan oksigen. Dari foto yang terlihat, kedua kerangka terlihat saling berpelukan dan berciuman.

Foto yang kini tersebar di dunia maya itu diberi judul ‘The 2800 Years Old Kiss’ atau Ciuman Berusia 2800 Tahun. Ada yang menyebut bahwa kedua kerangka dalam foto itu adalah laki-laki. Namun, hasil penelitian Muhammad A Dandamaev, Vladimir G Lukonin dan Philip L Kohl mengungkap hal berbeda.

Hasil penelitiannya itu dipublikasikan Cambridge University Press dari Institut Kebudayaan dan Sosial Iran Kuno. Dalam laporan hasil penelitiannya, ia mengungkapkan bahwa kedua kerangka itu berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Posisi perempuan yang di sebelah kiri dan laki-laki di sebalah kanan.

Hasil penelitian Muhammad A Dandamaev, Vladimir G Lukonin dan Philip L Koh juga didukung oleh majalah arkeologi juga mengidentifikasi dua kerangka itu sebagai pria dan wanita. Bahkan dalam majalah itu juga disebutkan soal tinggi badan kedua kerangka itu.

Dalam majalah itu disebut bahwa tinggi kedua kerangka manusia itu masing-masing sekitar 5 kaki 2 inci. Namun, beberapa sumber mengklaim bahwa itu dalam posisi saling berciuman dan dikubur sekitar 6000 tahun silam.

Namun, klaim itu dibantah, terutama soal umur tengkorak. Para arkeolog yang mempelajari soal tengkorak mengkonfirmasi bahwa tengkorak atau kerangka manusia itu berada disana sejak 2800 tahun lalu, demikian dilansir dari tribunnews.com.

University of Pennsylvania juga memutuskan bahwa pasangan tersebut meninggal bersama sekitar 800 SM. Tengkorak itu tampak seperti saling berciuman sebelum mereka meninggal, seolah-olah menandakan bahwa cinta itu abadi.

Gambar itu pertama kali dipublikasikan oleh Penn Museum dan secara resmi diberi nama ‘The Lovers’. Deskripsinya di label museum berbunyi : ‘The Lovers’ dari musim 1972 di Hasanlu. Hasanlu adalah situs penggalian arkeologi di Iran, Azerbaijan Barat, Lembah Solduz.

Kerangka ditemukan di tempat sampah tanpa penanda. Satu-satunya tanda yakni lempengan batu di bawah kepala kerangka di sisi kiri (SK335).

Teppe Hasanlu yang berada di barat laut Iran adalah situs arkeologi yang sangat terkenal di kota kuno dan digali antara 1956 dan 1974 oleh sebuah tim dari University Museum, University of Pennsylvania dan Metropolitan Museum of New York.

Banyak artefak berharga digali, termasuk pasangan abadi ini.

Loading...