Lepas Celana di Semak-Semak, Janda Muda Ini ‘Digoyang’ dari Belakang Oleh Pengungsi Rohingya

Ilustrasi

Kasus ini setidaknya bisa menjadi pelajaran untuk wanita agar selalu waspada dan hati-hati dimana pun. Karena, kejahatan bisa saja terjadi dimana pun tanpa disadari karena adanya kesempatan bagi pelaku untuk melakukan aksinya. Hal itu setidaknya yang menimpa janda muda dengan inisial NR (22) ini.

Ia langsung disergap oleh AS, pria yang merupakan pengungsi Rohingya, saat sedang buka celana. Karena kondisinya yang sudah terdesak dan dalam kondisi terancam, ia pun dengan terpaksa melayani pria tersebut di semak-semak.

Pristiwa itu terjadi tepat di semak-semak belakang rumah majikan NR, Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Menurut informasi, kasus ini telah ditangani oleh Polsek Delitua-Polrestabes Medan, dan pelakunya telah ditangkap.

Dikutip dari pojoksatu.id, Kapolsek Delitua AKP Arifin Marpaung melalui kanit Reskrim Iptu Prastyo Triwibowo membenarkan peristiwa itu. “Laporan korban telah kita terima, pelaku juga telah diamankan,” ujarnya.

Kejadian berawal saat janda anak satu asal Kabupaten Langkat, Sumut, itu kebelet buang air besar (BAB). Bukannya membuat hajat di toilet rumah majikannya, tapi korban malah berniat buang hajat di semak-semak. Karena sudah sesak banget, NR pun terburu-buru menuju semak-semak di belakang rumah majikannya.

“Korban malah menuju belakang rumah, bukan menuju kamar mandi (toilet) yang ada di dalam rumah,” ujar Iptu Prastyo.

Saat korban sedang membuka celana pendek yang dikenakannya dan bersiap BAB, tiba-tiba pelaku melintas di lokasi. Melihat janda sedang buka celana, pelaku AS pun langsung khilaf. Perlahan ia mendekat, dan langsung menyergap korban, dan membekap mulutnya. Korban langsung berontak ketakutan, namun ia tak bisa berteriak karena mulutnya dibekap.

Karena korban terus memberontak, pelaku langsung mengepalkan tinjunya ke wajah korban sambil menebar ancaman akan dibunuh. Karena ketakutan, korban pun akhirnya pasrah dijamah. Pelaku pun dengan leluasa melampiaskan hasratnya. Usai melakukan perbuatan terkutuk, pelaku langsung pergi sambil kembali menebar ancaman.

“Kalau cerita sama orang, kusikat kau!,” ancam pelaku.

Korban kemudian kembali memakai celana pendeknya, tanpa mengenakan celana dalam (CD). Pasalnya, ‘dalamannya’ tersebut telah digunakan untuk membersihkan bekas ‘cairan’ pelaku.

Ia langsung masuk ke rumah dan menceritakan kejadian barusan kepada majikannya sambil menunjukkan celana dalamnya yang basah karena ‘cairan’ tersebut. Didampingi majikannya, kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Delitua. Sementara majikannya berstatus sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Dia juga mengaku heran dengan korban yang selalu buang hajat di semak-semak, padahal di rumah ada toilet.

Loading...