Makan Ceker Ayam Ternyata Bisa Sebabkan Hal Ini Bagi Kulit, Kandungan Ini Jadi Penyebabnya!

via: today.line.me

Makan ceker ayam bagi sebagian orang boleh dibilang sebagai hal yang cukup menjijikkan. Sebagaimana kita ketahui bahwa ceker ayam menginjak berbagai macam kotoran yang mungkin mengandung berbagai macam penyakit. Itu jika Anda membayangkannya karena tentu saja tidak seperti itu.

Butuh banyak proses mengolahnya yang higienis sebelum ceker ayam yang tadinya terlihat menjijikkan menjadi sebuah sajian makanan yang lezat dan enak. Maka, tidak heran jika ceker ayam menjadi salah satu jenis kuliner yang cukup terkenal di kawasan Asia seperti Indonesia, Thailand, China dan masih banyak negara lainnya.

Cara pengolahan ceker ayam di masing-masing negara pun cukup bervariasi hingga menjadi hidangan yang cukup lezat. Hidangan ceker ayam, biasanya dibuat dengan proses memasak yang simpel. Entah itu digoreng langsung, dimasukkan sebagai tambahan isi masakan berkuah seperti soto, sampai dibuat dengan bumbu saus pedas ala Korea Selatan dll.

Dan, tak hanya enak dan didapatkan dengan harga relatif terjangkau. Ternyata, mengkonsumsi kaki alias ceker ayam memiliki beberapa manfaat kesehatan dan kecantikan, apalagi kalau bukan berkat komponen utama di dalamnya yakni kolagen, bunyi laporan Nextshark, dilansir dari today.line.me.

Disebutkan lebih lanjut, para peneliti di Departemen Ilmu Hewan Universitas Chung-Hsing Nasional di Taiwan menemukan bahwa kaki ayam itu kaya akan kandungan kolagen, yang mana seperti yang sudah kita banyak ketahui adalah komponen yang berkontribusi untuk membuat tampilan kulit tampak lebih muda.

Sementara itu, menurut National Library of Medicine, kolagen sendiri adalah protein yang paling melimpah di tubuh, terhitung hampir seperempat dari total massa protein, di mana berfungsi untuk memberikan kekuatan untuk tulang, ligamen, tendon, dan struktur untuk menyembuhkan luka kulit.

Eits, tak hanya sampai situ. Dikatakan juga, ceker bukan hanya sumber kolagen yang baik tetapi juga kaya asam hyaluronic dan chondroitin sulfate, yang keduanya memberikan manfaat bagi kesehatan. Asam hyaluronic memiliki peran penting dalam mempertahankan kelembapan kulit, yang pada akhirnya membantu mencegah terjadinya penuaan kulit.

Di sisi lain, chondroitin sulfate adalah karbohidrat kompleks yang membantu tulang rawan menahan air. Dengan demikian, maka berperan dalam pengobatan osteoarthritis dan masalah sendi lainnya.

Bahkan, menariknya, seorang dokter hewan bernama Harry Robertson juga mempelajari potensi ceker ayam untuk meregenerasi neuron, tulang, otot, dan jaringan, di mana hasil dari penelitian ini adalah produk penyembuhan luka yang disebut Revital, yang akhirnya ditarik dari pasar oleh FDA atas kontaminasi bakteri.

Loading...