Nama-Nama Unik dan Nyeleneh Ini Pernah Bikin Heboh, Alasannya Bikin Geleng-Geleng

Nama bagi anak sejatinya menjadi doa orang tua agar kelak anak itu tumbuh sehat, sukses dan menjadi sesuai keinginan orang tua. Namun, ada juga orang tua yang ternyata tidak begitu mempermasalahkan arti nama yang diberikan kepada anak. Ada yang memberi nama kepada anak karena asalan lain seperti kebiasaan, tempat yang dianggap penting hingga berdasarkan hobi.

Tak ayal, nama-nama yang diberikan kadang terkesan unik. Bahkan beberapa nama tersebut menjadi viral, buah bibir banyak orang. Di lansir dari merdeka.com, berikut ini beberapa nama unik yang sempat bikin heboh karena dianggap nyelenh oleh sejumlah masyarakat:

1. Arenata lahir di arena judi ayam

Foto oleh merdeka.com

Luh Seniwi (35) pedagang bubur yang berjualan melahirkan arena sabung ayam di Banjar Cengolo, Desa Sudimara, Tabanan Bali, Minggu (3/4/2016). Tentu saja hal ini membuat suasana tajen heboh hingga akhirnya ditutup.

Adnyana Putra (35) suami Seniwi menuturkan bahwa putera ketiganya lahir ketika sang istri tengah berjualan bubur di arena tajen. Karena sehari-harinya, Seniwi memang berjualan bubur keliling di tempat yang menggelar arena tajen.

“Saya tidak menyangka kalau akan melahirkan di tajen. Sudah jauh hari saya ingatkan untuk istirahat, karena dilihat dari umur kehamilan sudah menjelang lahiran,” ungkapnya.

“Bersyukur anak saya lahir sehat dengan berat 2,5 kilogram,” imbuhnya, seraya meyakinkan akan memberi nama putranya Arenata yang diartikan terlahir di arena tajen.

2. Pajero Sport

Foto oleh merdeka.com

Pasangan M Muis Iskandar (39) dan Noviyanti (34), tak pernah menyangka pemberian nama bagi anak keempat mereka, Pajero Sport, yang baru berusia 1 bulan 1 minggu itu menjadi perbincangan di media sosial.

Pasangan yang tinggal di wilayah Pamulang, Kota Tangerang Selatan, ini tak pernah mengharapkan suatu hal lebih, dari pemberian nama yang diambil dari merk pabrikan mobil asal Jepang, Mitsubishi.

“Enggak menyangka ternyata viral di media sosial, ada beberapa wartawan juga jadi menghubungi saya terus,” kata Muis, pria asli Lampung itu terkekeh saat ditemui di tempat tinggalnya, Kamis (1/6).

Muis yang bekerja di perusahaan jasa konstruksi itu, mengaku pemberian nama tersebut, lantaran kegilaan dia terhadap mobil Pajero Sport yang nampak gagah, tangguh dan macho. “Saya memang suka banget sama itu mobil, sadar enggak akan bisa kebeli, makanya anak ini saya kasih nama Pajero Sport,” tuturnya.

Kesukaan dia terhadap brand mobil SUV itu, tercermin dari kebiasaan Muis untuk membuntuti setiap mobil Pajero Sport yang melintas di jalan saat dia berkendara dengan sepeda motor Honda Beat miliknya.

“Kalau naik motor dan ketemu Pajero, saya ikutin tuh, perhatiin detail-detailnya, lampu, bodinya dan memang gagah benar,” ucapnya.

Ide awal pemberian nama Pajero Sport untuk anak keempatnya itu tercetus saat dia mengajak sang istri jalan-jalan menggunakan sepeda motor ke wilayah Muncul, Serpong. “Waktu hamil 8 bulan, kami jalan jalan ke Muncul, liat mobil Pajero Sport, saya bilang ke istri anak kita nanti kasih nama Pajero,” bilangnya.

Bukannya menolak, Noviyanti, sehari-hari menjadi Ibu ruman tangga itupun langsung mengiyakan keinginan sang suami. “Jadi anak soleh, berbakti, gagah, tangguh, siap di segala medan kayak mobil Pajero Sport,” tutur Noviyanti.

3. Alhamdulillah Lanang Anakku

Foto oleh merdeka.com

Alhamdulillah Lanang Anakku. Kalimat ini mafhum diucapkan para orang tua ketika bersyukur kepada Allah SWT karena anaknya lahir laki-laki. Namun bagaimana jika tiga rangkai kata itu dijadikan sebuah nama?

Alhamdulillah Lanang Anakku, memang adalah nama bocah laki-laki berusia 13 tahun di Surabaya, Jawa Timur. Karena keunikan namanya, siswa SD Negeri Rangkah VI ini sempat viral di media sosial beberapa hari terakhir.

Anak pasangan M Saleh (47) dan Yuyun Purnamasari (39), warga Kapas Gading Madya III D/19 ini, biasa dipanggil dengan nama Elak. Dia duduk di bangku kelas enam, dan baru saja menyelesaikan ujian nasionalnya.

Saleh menceritakan, pemberian nama kepada anak pertamanya itu spontan saja. Seniman teater dan lukis di Dewan Kesenian Surabaya (DKS) ini, memang kerap mengucapkan kalimat syukur itu atas nikmat yang diterimanya, meski dalam kondisi sulit.

“Saya dan istri memang awalnya ingin anak pertama laki-laki. Dan Alhamdulillah anak pertama saya lahir laki-laki. Jadi nama itu spontan saja. Karena saya memang kerap mensyukuri rezeki yang saya terima dengan mengucap Alhamdulillah,” terang pendiri Teater Api Surabaya ini saat ditemui di kediamannya, Kamis (18/5/2017).

Loading...