Orang Tua Harus Waspada! Balita Ini Nyaris Saja Meregang Nyawa Gara-Gara Sehelai Rambut Ibunya

Via tribunnews.com

Anda yang masih punya balita, pengalaman ibu ini mungkin bisa menjadi pelajaran berharga untuk selalu hati-hati. Lewat media sosial Facebook, ibu ini membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dialami anaknya yang masih kecil. Wanita bernama Gemma Fraser menceritakan bahwa gara-gara sehelai rambutnya bayinya nyaris kehilangan jari kakinya.

Dilansir dari tribunnews.com, Gemma menyadari ada kejanggalan sejak dia mengganti popok putrinya yang bernama Orla. Dia memperhatikan jari-jari kaki Orla yang membengkak, merah terang dan hampir ungu. Awalnya Gemma menganggap bahwa putrinya memiliki reaksi alergi terhadap sesuatu.

Namun ketika dilihat lebih dekat, dia melihat ada sehelai rambut melilit dua jari kakinya secara bersama. Gemma curiga jari kaki putrinya ini terlilit helaian rambut sejak minggu kemarin. Pasalnya, Orla sering merengek menangis. “Sejak akhir pekan lalu, dia selalu merengek kesakitan dan sering menangis,” ujar Gemma pada laman tersebut.

Gemma berusaha menghilangkan rambutnya sendiri tersebut namun rambut itu terlalu kencang. Orla pun juga tidak berhenti berteriak saat sang ibu mencoba melepaskan ikatan rambut tersebut. Gemma memutuskan untuk membawa ke tim medis. Kurang lebih 45 menit waktu yang dibutuhkan untuk memotong rambut dengan gunting kecil.

Namun sejak saat itu Orla tidak berhenti menangis sepanjang waktu. Tidak lupa tim medis memberikan antibiotik untuk Orla. Tetapi selang beberapa hari kemudian, jari kaki Orla nampak terinfeksi dan mengeluarkan nanah dari lukanya.

Antibiotik yang diberikan membantu membersihkan luka, namun ukuran jari kakinya masih tiga atau empat kali lebih besar dari jari kaki yang lain.

“Masih sangat bengkak, itu masih luka terbuka,” ujar Gemma.

“Saya khawatir jika anak saya belum sembuh,” lanjut Gemma.

Gemma memutuskan untuk membawa Orla menuju ahli bedah. Seorang perawat mengatakan jika kemungkinan masih ada rambut yang terperangkap di sekitar jari kaki Orla. Sehingga Orla harus menjalani tindakan operasi untuk mengeluarkannya. Dokter bedah harus membuka kaki orla dan menggoreskan beberapa luka untuk memotong rambut yang masih tersisa.

Via tribunnews.com

“Orla menjerit, dan aku hanya bisa memeluknya,” ujar Gemma.

Setahun kemudian, jari kakinya telah sembuh, tetapi memiliki bekas luka kecil. Setelah jalani operasi, Gemma memberikan antibiotik lain untuk mencegah infeksi lebih lanjut. Orla beruntung, jika Gemma tidak mengetahui kejadian tersebut lebih awal maka rontokan rambut tersebut dapat menyebabkan kerusakan permanen.

Bahkan hingga pemotongan sirkulasi dan berpotensi menyebabkan hilangnya jari kakinya. Kejadian yang menimpa Orla ini disebut torniket rambut. Torniket rambut adalah ketika sehelai rambut melilit bagian tubuh dan memotong sirkulasi.

Ini dapat menyebabkan kerusakan saraf, jaringan parut, dan kehilangan fungsi, dan dapat mempengaruhi jari-jari, jari kaki, alat kelamin, atau bagian tubuh lainnya. Torniket rambut ini dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada bayi, karena pelengkap mereka kecil dan mereka tidak dapat menjelaskan apa yang menyakitkan.

Loading...