Perkenalkan Novita Sari, Caleg PDIP di Depok Yang Berprofesi Sebagai Ofice Girl

via: today.line.me

Pekerjaan sebagai Ofice Girl selama ini dianggap bukan pekerjaan yang memiliki derajat tinggi. Bekerja hanya bersih-bersih kantor membuat pekerjaan ini sering dianggap sebelah mata oleh banyak orang. Namun, bagi Ofice Girl bernama Novita Sari (24) ini, pekerjaan sebagai OG tidak mengurungkan niatnya untuk maju sebagai Caleg di Kota Depok pada Pemilu 2019 mendatang.

Novita Sari maju sebagai Caleg melaui PDIP dengan daerah pemilihan Cipayung-Sawangan-Bojongsari dengan nomor urut 11. Niatnya tulus, ia ingin meningkatkan kesejahteraan teman-teman seprofesinya jika nanti terpilih menjadi anggota dewan di Depok. Novi -sapaan Novita- merasa, selama ini kesejahteraan office boy (OB) atau office girl (OG) di Indonesia, khususnya Depok, kurang diperhatikan.

“(Niat nyaleg) pertama, ya ingin memajukan Kota Depok apalagi saya perwakilan dari anak-anak OB. Ingin membantu mereka (OB) juga, semoga mereka ada yang memperhatikan, karena kan saya (sebagai OG) juga merasa kurang perhatiannya,” kata Novi, dilansir dari today.line.me.

“Contohnya saja ya, dari gaji kita istilahnya asal mau (minta) ada kenaikan gaji ada saja yang berkomentar kalau gajinya sudah kebesaran, jujur saja,” kata ibu dua anak ini.

“Terus ada perbedaan (gaji) sedikit dengan OB yang di Kota Depok gitu. Kayak (OB) di Pemda seharusnya sama (gajinya), ini beda. Asal dipertanyakan kenapa beda? (Dijawab) iya soalnya OB-nya kerjanya kurang maksimal, dibilang gitu,” sambung Novi yang lulusan SMA ini.

Novita mengatakan bahwa selama ini tidak banyak yang tahu betapa beratnya pekerjaan sebagai Ofoce Girl. “Karena mereka itu enggak pernah tahu kita datang pagi-pagi sudah kerja. Kita kerja pagi dari jam 6 ya, di sini (DPRD) kan staf pada datang jam 8, kalau mereka datang kita lagi santai itu memang kita sudah selesai bekerja,” keluh Novi.

Selain kesejahteraan office girl, niat Novi maju sebagai caleg juga untuk memperjuangkan pendidikan dan kesehatan di dapilnya. Ia melihat, masih ada fasilitas pendidikan yang belum memadai di Depok. “Masalah pendidikan di Cipayung itu SMAN 12 belum punya bangunan sendiri, sehingga SMAN 12 masih numpang di SMPN 9,” kata Novi.

Loading...