Pria Ini Pesan Pizza Selama 10 Tahun, Ia Lalu Tiba-Tiba Berhenti, Ternyata Karena Hal Ini!

Anda pasti pernah makan pizza bukan? Makanan khas asa Italia ini memang punya rasa yang cukup disukai banyak orang. Selain karena rasanya yang enak, harganya juga masih cukup terjangkau. Namun, kisah tidak mengenakkan dialami oleh salah satu pria penggemar pizza yang justru mengalami hal tak terduga dalam hidupnya.

Kirk Alexander adalah satu contoh penggemar berat pizza. Pria asal Salem, Oregon, Amerika Serikat ini selalu memesan pizza dari kedai Domino’s Pizza, melansir tribunnews.com. Tak tanggung-tanggung, pria berusia 48 tahun ini memesan pizza setiap hari. Bahkan kebiasaan ini sudah ia lakukan selama 10 tahun.

Biasanya, Kirk memesan pizza secara online. “Dia memesan setiap hari. Pesanannya muncul di layar karena dia memesan secara online,” ungkap sang manajer, Sarah Fuller.

Para pegawai bahkan sudah hafal dengan kebiasaan Kirk ini. Tapi, pada suatu hari, Kirk tiba-tiba berhenti memesan pizza. Hal ini membuat para pegawai merasa khawatir. Pada awalnya, mereka mengira Kirk pergi berlibur ke luar kota. Dalam beberapa hari, tak ada pesanan pizza dari Kirk.

Pegawai pun sempat menanyakan pada Sarah atas kejadian ini. Saat Sarah mengecek sistem pesanan, ia tak menemukan nama Kirk di sana. Tak cuma sehari atau dua hari, Kirk tak memesan pizza selama 11 hari. Saat itulah Sarah sadar bahwa ada yang tidak beres dengan si pelanggan.

“Dia selalu memesan sepanjang waktu, kita tahu dia.”

Kirk sering memesan pizza, pasta, hingga sandwich setiap hari. Selama ini, para pegawai mengenal Kirk sebagai pria yang ramah, baik, tapi tak banyak bicara. Mereka bahkan berteman dan menganggap pria yang sudah jadi pelanggan tetap ini sebagai keluarga. Mereka juga tahu Kirk tak pernah melakukan liburan panjang.

Pihak Domino’s Pizza juga sempat mengira Kirk telah menemukan tempat makan baru.
Tapi, di lain sisi, mereka juga curiga hal buruk telah menimpa pria tersebut. Akhirnya, Sarah meminta pegawai bernama Tracey Hamblen untuk mengecek ke rumah Kirk.

Setibanya di sana, Tracey menyadari bahwa lampu tampak menyala di dalam rumah.
Saat ia berjalan mendekat, ia juga mendengar suara TV yang menyala. Tracey pun mencoba mengetuk pintu rumah Kirk, tapi sayangnya tak ada yang merespon. Tracey mengetuk beberapa kali, tapi tetap tak ada jawaban.

Ia juga sempat menghubungi ponsel Kirk, tapi malah masuk ke voicemail. Merasa khawatir, Tracey pun kembali untuk melaporkan penemuannya pada pegawai lainnya. Setelah berdiskusi, akhirnya mereka memutuskan untuk menghubungi 911. Mereka pun melaporkan kejadian yang mereka alami.

Aparat polisi pun dikirim untuk mengecek rumah Kirk kembali. Mereka coba mengetuk pintu sambil memanggil namanya sesampainya di sana. Tak disangka, mereka mendengar sebuah jawaban. Suara seorang pria dari dalam rumah yang sedang minta tolong. Akhirnya, mereka pun mendobrak pintu agar bisa masuk.

Hal yang mereka temukan sungguh mengejutkan. Para polisi melihat Kirk terbaring di lantai. Pria tersebut segera dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulan. Ternyata, Kirk mengalami serangan stroke. Tapi, untung saja, tim medis bisa membuat kondisinya kembali stabil.

Kirk selama ini tinggal sendiri, jadi dokter tak bisa tahu sudah berapa lama ia tergeletak. Para dokter dan pegawai Domino’s Pizza berperan besar dalam menyelamatkan nyawa Kirk. “Kami seperti keluarga di sini, kami senang bisa membantu. Kami berharap dia segera pulih,” ungkap Sarah.

Untungnya, setelah beberapa hari dirawat Kirk bisa pulih dan memulai terapinya. Berkat pegawai yang perhatian dan tanggap, nyawa Kirk bisa diselamatkan.