Sadis! Wanita di Pondok Aren Sembelih Bayi yang Dilahirkannya di Dapur Restoran Nasi Bebek!

Sadis! Ungkapan itu memang pantas dialamatkan kepada ibu ini. Ia dengan tanpa rasa iba menghabisi nyawa anaknya sendiri yang baru saja ia lahirkan. Wanita bernama Yuninda alias Yuni (21) diduga secara keji telah memotong leher bayinya di dapur sebuah rumah makan spesial bebek di Jalan Senayan Utama, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, kasus tersebut bermula pada hari Sabtu (13/1/2018) sekira pukul 19.00 WIB. Saat itu ditemukan seorang bayi jenis kelamin laki-laki di tong sampah rumah makan tempat Yuni bekerja tersebut.

“Setelah diselidiki, berhasil diamankan tersangka yang melakukan pembunuhan atau pembuangan terhadap bayitersebut,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, dikutip dari tribunnews.com.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka Yuni mengaku telah melakukan aborsi pada hari Jumat (12/1) pada pukul 12.00 WIB di restoran tersebut. Ia mengaku sakit perut seperti melilit. Selanjutnya tersangka mengurut perut di dapur menggunakan tangan dan minyak kayu putih.

Hal itu ia lakukan agar bayi yang ada di perutnya bisa keluar atau digugurkan. Lalu setelah itu bayi yang dikandung tersangka lahir. “Kemudian tersangka mengambil pisau yang biasa digunakan untuk memotong sayuran yang berada di dekatnya. Dengan maksud untuk memotong tali pusar si bayi tersebut,” jelasnya.

Namun saat bayi tersebut lahir pada pukul 14.00, kondisinya tidak menangis. Melainkan hanya kaki dan tangannya bergerak-gerak.

Setelah itu tersangka memotong tali pusar si bayi dengan menggunakan pisau dapur yang sudah disiapkan olehnya. “Tapi setelah itu tersangka memotong leher bayi menggunakan pisau tersebut. Namun tidak sampai putus,” jelasnya.

Hari Minggu (13/1/2018) sekira pukul 01.00, petugas Unit Reskrim Pondok Aren bersama anggota Sat Reskrim Polres Tangsel menjemput tersangka untuk dilakukan pemeriksaan. Benar-benar ibu yang tidak punya rasa kemanusiaan, ya!

Loading...