Tadinya Putih Seperti Salju, Batu Hajar Aswad Kini Berubah Hitam Pekat, Ternyata Karena Hal Ini

Bagi umat islam, batu hajar aswad sudah tidak asing lagi. Batu yang paling dimuliakan oleh umat islam itu yang katanya diturunkan langsung dari surga ternyata dulunya warnanya putih seperti susu. Lalu, kenapa batu hajar Aswad kini berwarna berubah menjadi hitam? Ternyata batu hajar Aswad menjadi hitam karena perbuatan manusia.

Akibat dosa manusia, warna batu yang tadinya putih berubah menjadi warna hitam pekat karena dosa-dosa manusia. Lewat sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, tercatat bahwa memang warna asli dari hajar aswad adalah putih.

Arti dari hadits tersebut adalah suatu hari Nabi Muhammad SAW pernah bersabda mengenai batu hitam tersebut, mengenai bagaimana hajar aswad pertama kali muncul dari surga dengan warna putih yang jauh lebih putih jika dibandingkan dengan susu. Hitam yang kini mendominasi warna dari hajar aswad tadi dipercaya karena dosa-dosa dari para manusia.

Sementara dari Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan dinilai shahih tersebut menceritakan tentang saat dimana Ibnu Abbas berkisah tentang sabda Nabi Muhammad SAW.

Arti dari hadits yang menjelaskan mengenai hajar aswad dulunya berwarna putih tersebut kira-kira menjelaskan bagaimana hajar aswad adalah sebuah batu yang asalnya dari surga dan lebih putih dari salju, tapi orang-orang musyrik membuat warna dari batu yang suci tersebut menjadi hitam gelap.

Hadits shahih lainnya yang diriwayatkan oleh beberapa orang seperti Ibnu Majah, Tirmidzi, dan Ahmad menuliskan tentang bagaimana kondisi dari hajar aswad ketika kiamat tiba.

Sesungguhnya batu tersebut akan diutus saat hari kiamat tiba dengan dua mata untuk melihat, dan mempunyai mulut yang membuatnya menjadi mampu berkata. Ia kemudian akan bersaksi mengenai siapa-siapa saja yang benar-benar menyentuhnya, demikian dilansir dari inafeed.com.

Dan perlu Anda ketahui jika batu hajar Aswad ini punya keistimewaan tersendiri yang diantaranya:

1. Tempat tersebut adalah tempat yang menjadi letak dari pondasi Nabi Ibrahim AS.

2. Di tempat tersebut ada hajar aswad.

Dari keistimewaan itulah yang membuat umat islam harus selalu melakukan dua hal khusus saat berhadapan dengan hajar aswad, yaitu untuk mengusap dan mencium hajar aswad.